loader-logo

Art Gallery of Badarussyamsi

Seni itu Indah.
Seindah Aslinya Hati.

Sejak kecil saya hobi melukis
Sayangnya lukisan-lukisan masa kecil saya sudah hilang dimakan sejarah.

Halaman ini menyajikan karya seni rupa yang diciptakan oleh Badarussyamsi. Karya seni rupa ini merupakan sisi lain dari bakat dan hobi yang dimiliki oleh akademisi Badarussyamsi.

© 2026 Badarussyamsi. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
Seluruh lukisan dan konten di dalam situs ini tidak boleh direproduksi, didistribusikan, atau ditransmisikan
dalam bentuk apa pun atau dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.

badarussyamsi-unbridled-spirit-2026
Unbridled Spirit (Semangat tak terkendali)

Data Teknis:

Artis       : Badarussyamsi
Tahun    : 2026
Medium : Akrilik di atas kanvas (Acrylic on canvas)
Dimensi: 60 x 80 cm

Deskripsi Konseptual:

Lukisan ini adalah sebuah manifesto visual tentang elan vital—daya hidup murni manusia yang menolak untuk dijinakkan oleh struktur sosial dan rutinitas modern yang mekanis. Terinspirasi oleh pergulatan batin saat melepaskan ekspektasi orang lain, karya ini menangkap momen katarsis ketika intuisi mengambil alih kendali atas logika yang kaku.
Melalui sapuan kuas yang ekspresif, liar, dan penuh energi yang meledak-ledak, Unbridled Spirit menyandingkan kontras antara ruang yang sesak dan kebebasan yang tanpa batas. Warna-warna yang berani bertindak sebagai simbol dari gairah purba yang bangkit kembali.
Karya ini adalah sebuah undangan terbuka bagi apresiator untuk merayakan kedalaman emosi mereka sendiri, melepaskan topeng-topeng kepura-puraan, dan berani menjadi tak terkendali dalam berkarya serta berpikir.

The One Beyond the Blue (Dia di balik kebiruan)

Data Teknis:

Artis: Badarussyamsi
Tahun: 2026
Medium: Lukisan Digital (Digital Painting)
Dimensi: 80 x 60 cm (Portrait)

Deskripsi Konseptual:

Warna biru dalam sejarah seni sering diidentikkan dengan kedalaman, melankolia, dan ketidakterbatasan. The One Beyond the Blue mengeksplorasi konsep tentang “Misteri Agung” atau entitas tak bernama yang selalu mendiami wilayah terjauh dari ketidaksadaran manusia. Karya ini mengeksplorasi kerinduan eksistensial manusia terhadap sesuatu yang tidak bisa ia raba, namun bisa ia rasakan kehadirannya secara intim.

Gradasi biru yang pekat, berlapis, dan atmosferik mendominasi kanvas, menciptakan ilusi kedalaman samudera atau langit malam yang tak berujung. Struktur digital yang presisi berpadu dengan sapuan kuas tak berwujud untuk mengaburkan batasan figuratif. “Dia” di balik kebiruan ini sengaja dibiarkan tanpa wujud yang pasti—ia bisa menjadi personifikasi dari takdir, manifestasi spiritual, atau sekadar proyeksi dari harapan-harapan terdalam Anda yang masih terkunci rapat.

Terangkatnya kebijaksanaan manusia (The Elevation of Human Wisdom)

Data Teknis:

Artis: Badarussyamsi
Tahun: 2026
Medium: Cat minyak di atas kanvas (Oil on canvas)
Dimensi: 80 x 60 cm

Deskripsi Konseptual:
Sebuah penghormatan visual terhadap kapasitas intelektual dan spiritual manusia untuk bangkit dari kegelapan ketidaktahuan (ignorance). Lukisan ini terinspirasi oleh momen-momen pencerahan dalam sejarah peradaban dan filsafat, di mana akal budi dan empati berhasil mengalahkan dogma-dogma kaku yang memenjarakan kemanusiaan.
Komposisi visual dirancang dengan pergerakan vertikal yang kuat, menggunakan kontras pencahayaan chiaroscuro untuk menekankan efek dramatis dari transisi kegelapan menuju cahaya yang benderang. Simbol-simbol kebijaksanaan dilebur ke dalam bentuk-bentuk geometris abstrak yang mengambang anggun ke atas. Karya ini berfungsi sebagai pengingat yang optimistis bahwa di tengah badai krisis zaman, manusia selalu memiliki benih kebijaksanaan purba yang siap terangkat untuk memandu jalannya.
Sebuah pencarian (A Quest)
Data Teknis:

Artis: Badarussyamsi

Tahun: 2026

Medium: Akrilik di atas kanvas (Acrylic on canvas)

Dimensi: 80 x 60 cm (Square)

Deskripsi Konseptual:
Berbeda dengan sekadar mencari sesuatu yang hilang, A Quest adalah sebuah perjalanan ziarah eksistensial di mana proses pencarian itu sendiri jauh lebih bernilai daripada titik tujuannya. Lukisan ini merangkum esensi dari kegelisahan kreatif sang seniman yang terus-menerus mencari bahasa visual baru untuk mengekspresikan hal-hal yang tak terkatakan oleh kata.
Alur-alur garis yang meliuk, labirin warna, dan titik-titik fokus yang sengaja dikaburkan merepresentasikan ketidakpastian jalur kehidupan manusia. Tidak ada peta yang jelas di atas kanvas ini, mencerminkan pemikiran bahwa makna hidup tidak ditemukan secara instan, melainkan ditempa melalui setiap tikungan ketidakpastian. Apresiator diundang untuk menelusuri labirin kuas ini dan merenungkan kembali: perjalanan pencarian apa yang sedang mereka tempuh dalam hidup mereka saat ini?
Jejaring kehidupan (The Web of Life)
Data Teknis:

Artis: Badarussyamsi

Tahun: 2026

Medium: Akrilik di atas kanvas (Acrylic on canvas)

Dimensi: 30 x 30 cm (Square)

Deskripsi Konseptual:
Mengakar pada filsafat holisme, The Web of Life adalah sebuah perayaan atas interkonektivitas universal. Lukisan ini merekam kesadaran bahwa tidak ada satu pun makhluk atau peristiwa di semesta ini yang berdiri sendiri; kepakan sayap kupu-kupu di satu sisi kanvas akan menggetarkan jaring-jaring warna di sisi yang lain.
Secara visual, lukisan ini didominasi oleh anyaman garis-garis organik yang rumit namun ritmis, saling mengunci dan membentuk harmoni struktural yang masif. Setiap warna berinteraksi secara aktif, menciptakan efek jalinan benang kosmik yang tak terputus. Melalui karya pamungkas ini, Badarussyamsi mengingatkan kita akan tanggung jawab etis manusia sebagai bagian dari jaring raksasa ini, seraya menantang Anda untuk melihat bagaimana tindakan kecil Anda menggetarkan jejaring kehidupan di sekitar Anda.
Suatu siang di pantai (Midday at the Shore)
Data Teknis:

Artis: Badarussyamsi

Tahun: 2026

Medium: Akrilik di atas kanvas (Acrylic on canvas)

Dimensi: 40 x 30 cm

Deskripsi Konseptual:
Di balik judulnya yang terkesan kasual dan impresionistik, Midday at the Shore adalah sebuah meditasi mendalam tentang konsep waktu Albert Camus—tentang momen kekinian yang mutlak. Terinspirasi oleh garis pantai di mana dua elemen yang bertolak belakang (tanah yang kokoh dan air yang cair) bertemu secara konstan di bawah terik matahari siang yang menelanjangi segala bayangan.
Karakter cat air yang transparan, mengalir, dan spontan menangkap atmosfer udara yang panas namun menenangkan dengan sangat brilian. Pantai di sini bertindak sebagai metafora batas kesadaran manusia; tempat di mana segala ambisi masa depan dan penyesalan masa lalu melebur di bawah sapuan cahaya siang yang benderang. Lukisan ini mengajak Anda untuk berhenti menganalisis, menarik napas dalam-dalam, dan merasakan sensasi keberadaan Anda yang utuh di saat ini.
Meninggalkan bumi (Departing Earth)
Data Teknis:

Artis: Badarussyamsi

Tahun: 2026

Medium: Akrilik di atas kanvas (Acrylic on canvas)

Dimensi: 40 x 40 px (Square)

Deskripsi Konseptual:
Departing Earth adalah sebuah visualisasi puitis tentang pelepasan keduniawian (detachment). Lukisan ini mengeksplorasi masa-masa transisi transendental, baik secara spiritual maupun konseptual, ketika jiwa atau kesadaran manusia memutuskan untuk melepaskan gravitasi keterikatan material dan melesat menuju ketidakterbatasan kosmos.
Dengan memanfaatkan fleksibilitas medium digital, lukisan ini menampilkan transisi tekstur dari yang padat dan berat di bagian bawah, perlahan mengurai menjadi partikel-partikel cahaya yang pudar dan melayang di bagian atas. Warna-warni bumi perlahan digantikan oleh kegelapan ruang angkasa yang megah. Ini bukan tentang kematian yang menakutkan, melainkan tentang kemerdekaan spiritual yang agung. Ke mana kesadaran Anda akan terbang jika besok Anda tidak lagi terikat oleh gravitasi dunia?

© 2026 Badarussyamsi. All Rights Reserved.
No part of this artwork or website content may be reproduced, distributed, or transmitted
in any form or by any means without the prior written permission of the artist.

You cannot copy content of this page